Keterangan Foto: Pembina Yayasan Holong Ondolan Indonesia Emas, Astilda Sinabutar didampingi Ketua Yayasan Holong Ondolan Indonesia Emas, Hendri Tumbur Simamora, disaksikan Bupati Humbahas, Oloan P Nababan, dan KPPG Medan, Donal Simanjuntak saat menandatangani prasasti peresmian Dapur MBG Gerindra Holong Ondolan 8, di Kecamatan Onanganjang, Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Kamis, 19 Februari 2026.
Onanganjang, Gerindra Humbahas – Mendukung dan menyukseskan langsung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas Presiden-Wakil Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang menyasar anak-anak sekolah, ibu hamil dan menyusui, beserta kelompok rentan lainnya.
Yayasan Holong Ondolan Indonesia Emas meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur MBG Gerindra Holong Ondolan 8 Onanganjang disaksikan langsung Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Paniaran Nababan bersama unsur Forkopimda Humbang Hasundutan, di Kecamatan Onanganjang, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Kamis, 19 Februari 2026.

Turut hadir dalam kegiatan Launching dan Doa Bersama SPPG Dapur MBG Gerindra Holong Ondolan 8 Onanganjang yakni, Bupati Humbahas, Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H., Kajari Humbahas, Donald Togi Joshua Situmorang, S.H., M.H., Ketua Yayasan Holong Ondolan Indonesia Emas, Dr. Hendri Tumbur Simamora, S.E., M.Si., Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan Wilayah Kerja Sumatera Utara dan Aceh, Donal Simanjuntak, Anggota DPRD Humbahas Fraksi Gerindra, Bosfer T Rikardo Nababan, Kepala Dinas Pendidikan Humbahas, Camat Onanganjang, perwakilan Kapolres Humbahas, Kepala Sekolah Penerima Manfaat, Korwil SPPI Humbahas, perwakilan Kepala Dinas Kesehatan Humbahas, Kepala Puskesmas Onanganjang, Tokoh Masyarakat Humbahas, serta Kepala SPPG dan SPPI seluruh Kabupaten Humbahas.

Bupati Humbahas, Oloan Paniaran Nababan dalam sambutannya menyampaikan kegiatan tersebut merupakan sebagai aksi nyata menuju generasi emas tahun 2045 mendatang.
“Ini bukan hanya peresmian seremonial melainkan langkah nyata dalam menuju generasi emas 2045, dengan program MBG ini kita berpartisipasi dalam kesehatan dan kecerdasan masyarakat masa depan bangsa,” ucap Oloan Paniaran Nababan.
Bupati Oloan menceritakan saat bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah pusat meminta Humbang Hasundutan harus memenuhi 28 SPPG, tapi kini SPPG yang telah berjalan di Humbang Hasundutan sudah ada 19 SPPG.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Holong Ondolan sudah ada 8 dapur, saya percaya bahwa berkat itu akan diterima dari Tuhan,” lanjut Bupati Humbahas.
Di akhir sambutannya, Bupati Humbahas meminta kepada pegawai SPPG untuk menjaga kualitas pangan yang diproduksi untuk anak anak sekolah penerima manfaat.
“Kepada pegawai SPPG, saya berharap dan memohon kalau kita memasak atau memberikan sajian kepada anak anak kita anggaplah itu untuk anak anak kita sendiri bukan orang lain. Bagaimana kita mencintai anak kita itulah dilakukan dengan baik,” pesan Bupati Humbahas.
Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan Wilayah Kerja Sumatera Utara dan Aceh, Donal Simanjuntak memaparkan program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini agar mendapat dukungan di Pemerintah Daerah.
“Kami sampaikan bahwa program ini hadir sudah nyata memberikan manfaat kepada masyarakat sekarang secara nasional. Untuk Sumatera Utara sudah 2,5 juta orang yang mendapat makanan setiap hari. Kalau di Humbang sudah 60 ribu orang diberi makan. Untuk itu kami ingin mendapatkan dukungan dari Pemerintah Daerah baik itu kelangsungan ketersediaan komoditi di dapur kemudian bagaimana program ini diterima di seluruh masyarakat,” harap Donal Simanjuntak.

Sementara itu, Ketua Yayasan Holong Ondolan Indonesia Emas, Hendri Tumbur Simamora mengatakan kegiatan peresmian SPPG ini sangat penting untuk memperkenalkan yayasan mitra BGN mengenai program MBG ke stakeholder secara transparan sesuai dengan tagline Yayasan Holong Ondolan Indonesia Emas “Mengawal SDM Unggul Humbang Hasundutan”.
“Saya tidak memposisikan yayasan sebagai pengusaha, karena kami bukan pengusaha, kami adalah mitra pemerintah mitra BGN untuk menyerahkan bantuan pemerintah kepada penerima manfaat,” kata Hendri Tumbur Simamora, Ketua Yayasan Holong Ondolan Indonesia Emas.

Sebagai bagian dari transparansi kepada publik, Hendri bilang pihaknya juga siap kalau ke depannya akan dilakukan pemeriksaan soal anggaran yang diterima dari Pemerintah Pusat.
“Kita yakinkan bahwa seluruh yang diberikan ke anak anak sekolah penerima manfaat adalah anggaran yang ditentukan oleh pemerintah pusat. Kami siap untuk diawasi dan diperiksa kapan pun termasuk juga pemeriksaan terhadap keuangan. BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) sudah melakukan pemeriksaan terhadap yayasan kita, mudah-mudahan sampling untuk yayasan lain dilakukan sehingga informasi dan penilaian MBG untuk Humbang Hasundutan tidak bias, kita akan terbuka soal anggaran.” Tegas Hendri Tumbur yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Humbang Hasundutan.

Sebagai mitra Badan Gizi Nasional, Hendri Tumbur Simamora juga menjelaskan masalah efek multiplier, BGN menganggarkan dana setiap SPPG rata-rata 1,2 miliar rupiah. Kemudian secara keseluruhan, multiplier effect dari konsumsi 8 dapur MBG Yayasan Holong Ondolan Indonesia Emas dapat berdampak positif pada petani dan UMKM dengan meningkatkan permintaan, pendapatan, dan kesejahteraan masyarakat.
“Apabila 8 dapur MBG Yayasan Holong Ondolan, maka transfer pemerintah pusat ke Humbang Hasundutan melalui MBG Holong Ondolan adalah 8x1.2 M adalah 9,6 M. Kalau kita hitung 12 bulan maka jumlah transfer tersebut menjadi 115,2 M. Tapi jumlah itu tidak berhenti di sana, kita dapat menghitung berapa efek multiplier yang ditimbulkannya. Dengan asumsi MPC (Marginal Propensity to Consume) nya rata rata 80%, maka efek ganda yang ditimbulkan untuk menggerakkan ekonomi di Humbahas termasuk mengembangkan UMKM, sektor pertanian, peternakan dan rumah tangga menjadi 1/(1-0,8) atau sama dengan 5 kali. Jadi efek multiplier yang ditimbulkan dari 8 MBG sepanjang didistribusikan di Humbahas dalam 1 tahun adalah 115.2 M x 5 adalah 576 M. Maka dibandingkan dengan APBD Humbahas, sekitar setengah dari APBD yang tersedia,” papar Hendri Tumbur Simamora.
Kepala Sekolah perwakilan penerima manfaat mengatakan, pihaknya merasa bersyukur atas program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini akan berjalan di Kecamatan Onanganjang, Kabupaten Humbang Hasundutan.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas adanya SPPG Onanganjang, harapan kami dengan adanya SPPG ini dari tingkat SD, SMP, SMA, di Kecamatan Onanganjang mendapat gizi yang standar bahkan mendapat asupan gizi yang sempurna. Kalau boleh kami memohon kepada petugas mari kita bersama-sama mengerjakan yang terbaik untuk anak anak kita di Onanganjang ini. Jangan ada satu kasus pun di Humbang Hasundutan ini terkait MBG,” papar Kepala Sekolah penerima manfaat.
Sebagai informasi, Yayasan Holong Ondolan Indonesia Emas telah mendirikan delapan SPPG Dapur MBG Gerindra Holong Ondolan di Kabupaten Humbang Hasundutan. Yayasan Holong Ondolan Indonesia Emas juga telah mendapatkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang merupakan sebuah jaminan kualitas dan keamanan pangan. (gerindra humbahas.id)